Think like a thief, solve like a detective. Bukan praktisi maupun pakar, hanya orang aneh yang suka mengulik hingga akar.
Sunday, September 28, 2014
Thomas Aquinas
Wednesday, September 24, 2014
Marxisme
Marxisme adalah salah satu bentuk sosialisme. Istilah Marxisme diambil dari nama pendirinya, Karl Marx. Marx menggunakan istilah ideologi untuk menunjuk pada ide, kepercayaan, dan nilai yang mencerminkan kepentingan kelas penguasa tertentu. Dalam suatu masyarakat, kepercayaan dan nilai yang dominan selalu menjadi kepercayaan dan nilai dari kelas penguasa, sementara kelompok masyarakat lain berada dalam "kesadaran palsu."
Marx percaya
bahwa fakta masyarakat yang paling mendasar adalah hakikat organisasi
ekonomi, yakni "cara produksi." Hal ini mencakup dua hal:
metode produksi (pertanian, industri, dll), dan bagaimana produksi terkait
dengan masyarakat. Distribusi kekayaan dan kerja adalah landasan struktur
kelas. Selama masyarakat memiliki sistem kelas, maka akan selalu terjadi pemisahan
antara mereka yang mempunyai alat produksi dan mereka yang menjadi pekerja.
Dalam masyarakat feodal, kelas penguasa terdiri dari pemilik tanah. Sedangkan dalam masyarakat kapitalis, kelas penguasa adalah pemilik modal. Mereka adalah kaum borjuis yang mengontrol alat produksi. Di sini negara dan aparat negara mendukung hak atas kepemilikan dan kepentingan kelas penguasa. Berdasarkan prinsip bahwa substruktur menentukan struktur atas, maka menurut Marx kekuatan sosial dan ekonomi menciptakan perubahan sejarah.
Teori Marx tentang dinamika dasar perubahan sejarah dibangun dari empat ide: perkembangan ekonomi, konflik kelas, dialektika, dan revolusi. Dunia kapitalis bukanlah akhir sejarah. Dengan mengikuti dinamika perkembangan sejarah, Marx memprediksi transformasi tahap kapitalis ke tahap final, yaitu komunisme. Marx mempercayai komunisme merupakan tahap akhir karena akan menyelesaikan konflik dan kontradiksi dalam masyarakat. Marx percaya bahwa setiap kemerosotan ekonomi akan berlangsung semakin rendah dibandingkan dengan kemerosotan ekonomi sebelumnya. Akhirnya, kelas pekerja yang miskin akan dipaksa untuk meruntuhkan kapitalisme atau mendirikan negara pekerja. Jadi sistem kapitalis hancur oleh sifatnya sendiri. Tidak seperti tipe produksi yang lain, kapitalisme industri bergantung pada tenaga kerjanya. Dalam keadaan ini, kaum proletariat berkesempatan untuk mengorganisasikan diri atau apa yang Marx sebut “kesadaran kelas.”
Marx percaya bahwa revolusi komunis akan terjadi setelah kapitalisme mencapai puncak perkembangannya. Revolusi akan terjadi di seluruh dunia dikarenakan kesadaran proletariat benar-benar bersifat internasional. Namun, Marx tidak percaya bahwa revolusi komunis akan segera diikuti dengan berdirinya masyarakat komunis. Masyarakat komunis adalah sebuah masyarakat tanpa pembagian kelas dan tanpa kepemilikan pribadi. Marx sendiri tidak secara gamblang menjelaskan seperti apa masyarakat komunis itu. Tetapi ia pernah menyatakan bahwa masyarakat komunis bukan satu cetak biru utopian yang harus dicita-citakan orang. Masyarakat komunis adalah masyarakat nyata yang niscaya akan dibangun orang ketika orang menganggapnya yang terbaik.
Sunday, September 21, 2014
St. Agustinus
Wednesday, September 17, 2014
Sejarah Ideologi dan Abad Pencerahan
Sunday, September 14, 2014
Plato
Plato (428 SM) lahir dalam keluarga terkemuka di Athena. Ayahnya bernama Ariston dan ibunya Periktione. Plato mulai mengenal dan menjadi murid Socrates sejak ia masih anak-anak. Menurut Plato dalam Phaidon, Socrates adalah “orang paling baik, paling bijaksana, dan paling jujur.” Plato juga dipengaruhi oleh Kratylos, filsuf yang meneruskan ajaran Herakleitos. Kratylos berpendapat bahwa dunia kita berada dalam perubahan terus menerus, sehingga pengenalan tidak mungkin, karena suatu nama pun tidak dapat diberikan kepada benda-benda.
Kematian Socrates memadamkan ambisi politiknya dan membuatnya membenci sistem demokrasi di Athena pada masa itu. Ia mendapat keyakinan bahwa satu-satunya pemecahan ialah menjadikan penguasa sebagai filsuf. Sesudah Socrates meninggal, Plato beserta teman-temannya menetap di Megara dengan murid Socrates yang bernama Eukleides.
Sesudah kembali dari Italia, Plato mendirikan sebuah sekolah bernama Akademia yang terinspirasi dari pahlawan Athena, Akademos. Banyak yang mengatakan bahwa Akademia merupakan sekolah yang pertama, tetapi hal itu tidak tepat, karena Sokrates mendirikan sekolah tidak lama sebelumnya. Sekolah Isokrates hanya mengajarkan retorika, sedangkan Akademia mengutamakan matematika dan ilmu pasti. Bahkan di atas pintu masuk Akademia berbunyi “Yang belum mempelajari matematika, jangan masuk.” Plato mengepalai Akademia selama 40 tahun sampai pada kematiannya. Pada saat meninggal, karangannya yang bernema Nomoi belum selesai. Cicero mengatakan “Plato scribens est mortuus,” yang berarti “Plato meninggal ketika sedang menulis.”
Plato mengekspresikan pemikirannya melalui dialog-dialog yang mana Socrates menjadi pemeran utamanya, tidak seperti filosof lain yang kebanyakan menggambarkan dengan narasi.
Menurut Plato, realitas terdiri dari 2 dunia, dunia jasmani yang dapat dirasakan panca indra, dan dunia ide dimana segala hal konkret berasal. Pandangan Plato inilah yang dikenal sebagai dualisme-nya.
Aristoteles
Sunday, September 7, 2014
Socrates
Kabinet Merah Putih 2024-2029
Kabinet Merah Putih UU No. 61 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (merevisi pembatasan jumlah ...
-
• Faksionalisasi Partai Islam Masyumi melahirkan Partai NU • Faksionalisasi Partai Golkar melahirkan PKPI, Hanura, Gerindra dan Nasdem Pada ...
-
Pada 3 Agustus 2022, ketum Partai Nasdem, Surya Paloh mengumumkan Nasdem mengusung Anies Baswedan menjadi Capres dalam Pemilu 2024. Nasdem j...
-
Pemerintahan Dinasti Abbasiyah dinisbatkan kepada Al-Abbas, sementara khalifah pertama adalah Abdullah Ash-Shaffah. Kekuasaan dinasti Abba...