Istilah silver spoon seringkali ku lihat saat baca manhwa webtoon korea buat menggambarkan kesuksesan seseorang yang sebetulnya dibantu oleh kesuksesan orangtuanya. Mungkin kalau term yang umum di Indo lebih ke "yah lu emang punya privilege" seperti yang sering jadi tema debat kusir di twitter. Kalau di politik, hmm, mungkin banyak kemiripan dengan anak pejabat yang otomatis dapat kursi alias politik dinasti.
Di youtube Akbar Faizal Uncensored, yang merupakan kandidat doktor Northwestern University Yoes C. Kenawas, meneliti perpolitikan dinasti yang merusak demokrasi Indonesia karena organisasi politik dijalankan dengan basis keluarga sehingga tidak ada check and balance. Gitu. Penelitiannya mengungkapkan ada 212 politik dinasti yang memenangkan Pilkada selama 2015 hingga 2020. Pada Pilkada 2020, pemilu dimenangkan oleh 81 politisi dinasti, daerah yang dikuasai dinasti sebanyak 77 daerah. Ini merupakan kenaikan dari Pilkada 2015 sebelumnya yang hanya dimenangi 54 politisi dinasti dan daerah kekuasaan hanya 51.
Sekarang, mari kita coba mengulik satu per satu kelompok dinasti yang menguasai perpolitikan Indonesia (Prihatini dan Halimatusa'diyah, 2022)
1. Soekarno dan keluarga
- Rachmawati Soekarnoputri (anak Soekarno, anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2007-2009)
- Sukmawati (anak Soekarno, PNI Marhaenisme)
- Paundrakarna (anak Sukmawati, DPRD Kota Surakarta)
- Megawati Soekarnoputri (anak Soekarno, Presiden RI ke-4 2001-2004, Ketua PDIP)
- Puan Maharani (anak Megawati, Ketua DPR RI 2019-2024)
- Taufiq Kiemas (suami Megawati, Ketua MPR 2009-2013)
- Nazarudin Kiemas (adik Taufiq Kiemas, anggota DPR RI)
- Giri Ramanda Kiemas (anak Nazarudin Kiemas, Ketua DPRD Sumatera Selatan 2014-2019)
- Guruh Soekarnoputra (adik Soekarno, anggota DPR RI)
- Puti Guntur Soekarno (cucu Soekarno, anak Guntur Soekarnoputra, anggota DPR)
2. Soeharto dan keluarga
- Sri Hardijanti Rukmana / Mbak Tutut (anak Soeharto, Menteri Sosial RI 1998, anggota MPR RI)
- Ali Reza (menantu Tutut, Caleg DPR RI 2019)
- Siti Hediati Haryadi / Mbak Titiek (anak Soeharto, anggota DPR RI)
- Prabowo Subianto (mantan suami Mbak Titiek, Ketum Gerindra, Menteri Pertahanan)
- Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah Prabowo, Menteri Keuangan 1952-1953 dan 1955-1956)
- Aryo Djojohadikusumo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Budi Djiwandono (keponakan Prabowo, anggota DPR RI)
- Hutomo Mandala (anak Soeharto, anggota DPR RI)
3. Hatta dan keluarga
- Meutia Hatta (anak Hatta, Menteri Pemberdayaan Perempuan 2009-2014)
- Sri Edie Swasno (suami Meutia, anggota MPR RI)
- Sri Bintang Pamungkas (adik Edie, anggota DPR RI)
4. Habibie dan keluarga
- Junie Effendi Habibie (adik Habibie, Kepala Otorita Batam, anggota DPR RI 2004-2009, Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya dan Belanda)
- Rusli Habibie (anak Junie, Gubernur Gorontalo)
5. Gus Dur dan keluarga
- Lily Chodidjah Wahid (adik Gus Dur, anggota DPR 2009-2014)
- Hasyim Wahid (adik Gus Dur, politisi PDIP)
- Muhaimin Iskandar (keponakan Gus Dur, Wakil Ketua DPR RI)
- Abdul Halim Iskandar (keponakan Gus Dur, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi)
- Saifullah Yusuf (keponakan Gus Dur, Walikota Pasuruan 2021)
- Irsyad Yusuf (keponakan Gus Dur, Bupati Pasuruan 2023-2018 dan 2018-2023)
6. SBY dan keluarga
- Agus Harimurti Yudhoyono (anak SBY, Ketua Umum Partai Demokrat 2020-2025)
- Edhie Baskoro Yudhoyono / Ibas (anak SBY, anggota DPR RI)
- Hatta Rajasa (besan SBY, Menteri Perhubungan 2004-2007)
- Aulia Pohan (besan SBY, Gubernur Bank Indonesia)
7. Jokowi dan keluarga
- Gibran Rakabuming Raka (anak Jokowi, Walikota Solo 2021)
- Bobby Nasution (menantu Jokowi, Walikota Medan)
No comments:
Post a Comment