John Calvin lahir di Noyon, Picardy, Perancis, pada 1509. Calvin belajar di Universitas Paris dan mendalami kajian hukum di Orleans, tempat dimana ia amat dipengaruhi oleh para pengikut Luther. Calvin memperoleh inspirasi dalam merumuskan pemikirannya melalui Old Testament maupun New Testament, dan juga dari Lutheranisme. Pemikiran Calvin yang menjadi basis terpenting Protestantisme adalah gagasannya tentang takdir, yaitu bahwa takdir manusia telah ditentukan oleh Tuhan. Manusia telah ditulis nasibnya demikian, dan nasib manusia sepenuhnya ditentukan oleh ibadat dan Tuhan.
Calvin setuju dengan St. Agustinus bahwa manusia memperoleh dosa warisan Adam. Akan tetapi, manusia bisa selamat seandainya ia memperoleh rahmat Tuhan. Calvin merumuskan ajaran tentang asketisme duniawi. Menurutnya, manusia bisa hidup suci tanpa harus menjadi biarawan yang terisolasi dari kehidupan duniawi. Calvin menunjukkan bahwa orang perlu kaya dan kekayaan bukanlah dosa. Yang menimbulkan dosa adalah apabila kekayaan diperoleh dengan cara yang haram dan digunakan untuk foya-foya. Menurut Calvin, sumber segala dosa adalah perbuatan menyia-nyiakan waktu.
Pada prinsipnya, Calvin juga tidak menyepakati penyatuan agama dan negara. Penguasa agama bebas menetapkan standar moral dan tugas penguasa publik untuk menjalankannya. Negara di bawah bimbingan gereja mempunyai fungsi menyelamatkan jamaahnya dari dogma sesat dan menetapkan standar kesalehan dan perilaku. Dalam tindakan ini, Calvin menginginkan posisi gereja yang lebih tinggi daripada negara di mana negara berungsi sebagai instrumen untuk membangun kerajaan Tuhan.
Reformasi Kristen di bawah Luther dan Calvin secara langsung berdampak pada kondisi sosial politik Eropa. Reformasi Protestan mengakibatkan tercabiknya western christendom menjadi negara-negara kecil yang tidak lagi menganggap Kepausan Roma sebagai pusat kekuasaan. Reformasi juga bertanggung jawab terhadap perang saudara yang terjadi selama berabad-abad. Reformasi mengakibatkan terbelahnya agama Kristen menjadi sekte-sekte kecil: Lutherisme, Calvinisme, Anglicanisme, Quakerisme, Katholikisme. Timbulnya sekte ini menyebabkan kesan keretakan serius dalam agama Kristen.
No comments:
Post a Comment