Friday, May 19, 2017

Sejarah Kemerdekaan Timor Timur

1520, Timor Timur merupakan jajahan dari Portugis.

1974, kontrol Portugis atas Timor Timur berakhir saat Revolusi Anyelir di Portugal

1975, kekosongan kekuasaan di Timor Timur dimanfaatkan oleh Pemerintah RI pada 1975 dalam Operasi Seroja, untuk menumpas gerakan komunisme.

30 November 1975, Timor Timur merdeka dari penjajahan Portugis.

17 Juli 1976, Timor Timur dikukuhkan menjadi provinsi ke-27 Indonesia.

27 Januari 1999, Presiden Habibie mengajukan rencana referendum pada Kofi Annan (Sekjen PBB) dengan menawarkan opsi menerima otonomi khusus atau memisahkan diri.

5 Mei 1999, PBB, Indonesia dan Portugal menyepakati prosedur referendum.

30 Agustus 1999, Presiden Habibie mengadakan referendum di bawah United Nations Mission for East Timor (UNAMET)

4 September 1999, hasil referendum diumumkan di New York dan Dili (78.5% penduduk memilih merdeka, 21.5% penduduk memilih otsus)

1999, Sidang Umum MPR menerbitkan TAP MPR No. V/MPR/1999, yang mencabut TAP MPR No. VI/1978.

20 Mei 2002, Timor Leste resmi dideklarasikan sebagai negara merdeka, dengan Presiden pertama Xanana Gusmao.

No comments:

Post a Comment

Kabinet Merah Putih 2024-2029

Kabinet Merah Putih UU No. 61 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (merevisi pembatasan jumlah ...