Wednesday, February 17, 2016

How Do You Want to Be Remembered When You Die?

Apa kau ingin dikenang setelah mati? Jika ya, bagaimana kau ingin dikenang? Mengapa kau layak dikenang? dan yang terpenting apa yang harus dikenang?
Di sudut kamar ku tertempel tulisan-tulisan motivasi yang telah berdebu, salah satunya adalah perkataan Pramodya Ananta Toer yang terkenal “Karena kau menulis, suaramu tak akan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh dikemudian hari. Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah.” Secarik kertas lain memperbincangkan Ahmad Wahib, “Wahib yang menulis adalah Wahib yang tidak dilupakan sejarah,” begitu katanya.
Nah terus bagaimana agar kita tidak dilupakan sejarah? Ya dengan menulis. Tulisan seperti apa? Bisa apa saja. Tokoh-tokoh dunia dikenang lewat karya-karya terbaiknya. Yang dibanggakan dari maha guru tak lain adalah tulisan ilmiahnya, peneliti membanggakan hasil researchnya, jurnalis membanggakan hasil-hasil tulisannya, dan pengarang membanggakan novel-novelnya.
Terus apa yang bisa dilakukan mahasiswa? Mahasiswa tidak perlu berkecil hati, banyak cara untuk menorehkan nama dalam sejarah, seperti menulis essay,  mengkritisi fenomena dan mengarsipkannya dalam bentuk kumpulan tulisan, atau dengan tulisan simple seperti catatan harian.
Salah satu mahasiswa yang menekuni cara terakhir adalah Soe Hok Gie, yang meninggal di Semeru karena udara yang beracun. Ia masih hidup dalam sanubari orang-orang yang membaca catatan hariannya, walaupun kini raganya telah tersebar dalam bentuk abu.
Catatan harian memuat apa saja yang telah kita lakukan, perubahan cara berpikir kita, maupun perbaikan tata cara penulisan kita. Dengan bantuannya, kita lebih mudah membuat planning ke depan, sehingga tidak terombang-ambing dalam kehidupan, dan senantiasa memiliki kompas untuk mengetahui mana arah yang kita tuju.
So guys, let’s make a back up of your life!

No comments:

Post a Comment

Kabinet Merah Putih 2024-2029

Kabinet Merah Putih UU No. 61 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (merevisi pembatasan jumlah ...